logo blog

''Rejekimu Dipatok Ayam'' Selogan Primitif

Sering sekali kita mendengar sendiri sebuah kalimat. 'Jangan tidur waktu pagi, nanti rejekiMU dipatok ayam'. Kalimat tersebut perlu ada perubahan, sebab sudah tak sesuai dengan keadaan zamannya.

Dahulu, rejeki manusia banyak ditentukan oleh alam murni. Alam sekitar memberikan makan kepada manusia. Hingga manusia berkembang pemikirannya dan berubah.

Awalnya mengandalkan alam murni tersebut, kemudian berkembang menjadi bercocok-tanam dan berternak. Dua macam kegiatan tersebut dilakukan diwaktu pagi. Matahari masih berada di arah timur. Maka dari itu, muncullah selogan ''Jangan tidur waktu pagi, agar rejekimu tak dipatok ayam''. Pagi  merupakan waktu ayam aktif mencari makan dan Manusiapun demikian. Ketika tidur waktu pagi, maka akan dianggap sebagai seorang pemalas.

Sekarang, dengan perkembangan zaman yang sangat maju. Banyak perkerjaan yang dilakukan diwaktu malam. Matapencaharian Seperti: satpam, penjaga warnet, penjualan makanan, dan lain lain. Mereka aktif mencari rejeki dimalam hari, bukan mencari rejeki diwaktu pagi. Kalimat ''Jangan tidur waktu pagi, agar rejekimu tak dipatok ayam'' tidak sesuai dengan sangat zamannya.[]


EmoticonEmoticon