Beberapa hari kemarin saya merasa sedih. Saya berusaha untuk menulis untuk diriku sendiri. Tetapi seorang teman mengatakan tulisan saya tulisan cangkem.
Tulisan cangkem berarti tulisan saya tak berbobot. Sebuah tulisan yang hanya menyampaikan isi fikiran tampa mengikuti etika saklek. Seperti EYD, prinsip segitiga terbalik, mengunggulkan data atau tulisan sastrawi.
Saya sadari itu. Tulisan saya bukan tulisan yang bagus. Sejelek apa pun tulisan saya, atau sebagus apapun tulisan saya, bukan untuk media masa. Sebuah Media kapitalisme yang hanya mengejar kapital (modal) yang bersifat pragmatis.
Saya terbiasa menulis untuk kepuasan saya sendiri. Kepuasan yang tak memerlukan orang lain. Kepuasan yang saya dapat ketika selesai menulis, saya menjadi orang pertama membacanya. Serta, tak perlu orang tahu tulisan saya.
Sebuah narasi kehidupan saya, ya untuk diri saya sendiri. Meskipun dibilang tulisan saya tulisan cocot, tulisan cangkem, tulisan omongan, atau tulisan sampah. Saya tak peduli itu.
Saya menulis untuk kepuasan sendiri. Sebelum menulis di blog ini, saya sudah memiliki 3 buku tulisan tangan. Hingga sekarang terus berlanjut. Bukan untuk pembaca blog tapi untuk kepuasan saya sendiri. Saya merasakan puas ketika saya membaca ulang tulisan 9 tahun yang lalu.
9 tahun yang lalu, tulisannya jelas berbeda dengan saat ini. Dahulu saya tak menggunakan EYD, teknik penulisan pun gak ada. "Penting nulis" dalam hati kecil saya. Bagi saya menulis bagaikan _ejakulasi_ . Melepaskan enzim kepuasan dalam otak.
Kalau di baca ulang isi bukuku. Saya bisa tersenyum sendiri. Bahkan saya bisa tertawa terpingkal-pingkal. "kok iso aku nulis koyok ngene (kok bisa saya nulis hal ini)". Sebagaian bahasanya pun, saat ini tidak saya mengerti.
Semisal, ketika saya ikut kurus bahasa inggris. Bahasa yang saya pakai, saya sadur, antara bahasa indonesia dan bahasa inggris. Begitu pula ketika saya ikut kurus bahasa arab, tulisan saya, saya sadur dengan bahasa arab.
Mungkin anda akan bertanya, "kamu ngerti dengan tulisanmu sendiri?" saya jawab "ada yang mengerti, ada yang gak ngerti, tapi paham maksud saya (dalam tulisan itu). Dan saya puas terhadap tulisan saya sendiri".[]
EmoticonEmoticon