Aku tak tahu kapan ajak akan menjemput. Semua hanya sebuah perkiraan. Mungkin jika aku bisa bertahan hingga umur 60 tahun. Masa produktifku mungkin hingga umur 50 tahun.
Kalau dihitung-hitung, umurku sekarang 25 tahun. Jika masa produktifku hingga 50 tahun aku mempunyai waktu 25 tahun. Setelah lebih dari 50 tahun, saat itu aku punya keinginan untuk menikmati masa" pensiun. Rest time.
Aku sekarang hanya bekerja. Bekerja untuk diriku sendiri. Mungkin brbrrapa bulan yang akan datang aku akan menafkahi seorang istri. Yang jelas, aku akan memberikan sebagian dari penghasilanku untuk dirinya. Meskipun aku saat ini belum menentukan siapa yang akan menjadi teman hidupku. Teman hidup yang bersetatus resmi istriku.
Ketika aku memiliki seorang anak. Sebagian dari penghasilanku juga akan menjadi milik anakku. Aku yakin sekali anak"ku memerlukan pendidikan. Aku saat ini dikatakan sebagai seorang sarjana. Tak kan pernah lepas dari sebagian rizki yang diberikan orang tau kepadaku.
Aku hanya berharap ketika produktifitasku menurun. Aku telah siap dengan semua nya. Siat secara finansial. Anak"ku telah mentas. Bisa mandiri. Bisa berdikari. Bisa menjadi seseorang yang berguna.
Kalau dipikir" ketika aku telalu lama menunda pernikahan. Aku tak tahu sampai kapan, sampai kah diriku melihat cucu ku. Diriku dipanggil kakek, atau embah. []
EmoticonEmoticon