logo blog

SURVEI MEDIA DALAM PEMILU

Setiap kali ada pemilihan umum, banyak media masa mencamtumkan servei-survei mengenai hal tertentu. Survei mengeni keadaan masyarakt terhadap pemilu. Keinginan masyarak terhadap pemimpin yang baru, penjajakan sebuah pendapat masyarakat. Hal tersebut terkadang sangat mempengarui pemikiran masyarakat.

Tidak dipungkiri lagi, munculnya berbagai survei senada sejak pemilihan umum terbuka untuk masyarakat luas. Setiap orang memiliki hak suara terhadap pemimpin yang akan dipilihnya. Sehingga suara masyarakat dipengaruhi oleh tingkat popularitas seorang calon tersebut. Maka penjajakan suara rakyatpun menjadi hal yang menarik untuk dipublikasikan oleh media-media masa.

Media mencoba memberi gagasan terhadap masyarakat sehingga masyarakat terpengaruhi untuk menyukseskan kelompok tertentu. Terkadang kelompok mereka akan memiliki popularitas yang tinggi. Akan tetapi dari servei-survei tersebut terdapat kejanggalan yang cukup berarti.

Kejanggalan metode survei inilah yang perlu dikritisi. Seperti sempel, cara pengambilan data hingga data yang telah tersurvei tersebut. Maka hasil survei tersebut patut dipertanyaka kevalitannya.

Kevalitan data sebuah survei bisa dianalisis dengan sempel datanya. Sempel data yang dimaksud disini ialah sempel pendapat masyarakat. Seberapa banyak sempel yang dipergunakan, itu seharusnya mampu mewakili seluruh rakyat. Ketika sempelnya sendiri bermasalah maka akan menimbulkan akibat yang fatal. Masyarakat terbohongi oleh hasil survei tersebut.

Setelah sempel benar-benar valid, baru menginjak pada metode pengambilan sempel. Sudahkah proses pengambilan sempel tersebut  memenuhi kritetia survey yang baik?  Atau malah hanya direkayasa saja?. Sudahkah pencarian dan pengumpulannya efektif. Sudahkah pengolahnnya sesuai prosedur teori survei.

Hasil survei

Survei dilakukan pasti berdasarkan tujuan tertentu. Tujuan tersebut dirumuskan ketika akan melakukan survei tersebut. Maka tidak jarang tujuan survei dipergunakan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Seperti contoh tujuan survei pemilihan presiden tahun 2014 itu digunakan untuk mengangkat popularitas orang tertentu. Servei dilakukan gagasan salah satu calon tertentu. Calon itu memberikan perintah untuk menyurvei pendapat masyaraka tertentu. Maka data yang diambil diolah sedemikian rupa, sehingga sang calon terangkat popularitasnya.


Tak layaklah sebuah media masa memberikan survei-survei terlalu dini terhadap pemilu. Sebab itu bisa berakibat masyarakat terbohongi oleh pemberitaannya. Media sosial merupakan suara tuhan. dan suara tuhan tidak pernah salah. Tak layaklah media masa memberikan suara tuhan terlalu terburu-buru.


EmoticonEmoticon