logo blog

Tentang Kita di UAPM


Aris, asrur, imam tarecha, naghfir,, bersama. Sejak oktober 2011. Kita bersama tapi berbeda. Perbedaan yang menyatukan kita.

Ini bermula pada oktober 2011. Kita dipertemukan disebuah acara DJTD UAPM (diklat jurnalistik tingkat dasar-unit aktivitas pers mahasiswa). Semula terdapat 30 orang lebih yang mengikuti acara itu. Ini sebuah acara perekrutan anggota organisasi pers. Sebuah organisasi mahasiswa di uin malang.

Kita belajar bersama-sama. Membaca sendiri-sendiri, diskusi bersama, dan menuangkan nya dalam bentuk sebuah tulisan. Dengan perputaran waktu, semua berubah sedikit-demi sedikit. Baik dari kuantitas maupun kualitas.

Pra diklat diikuti 30 lebih orang, yang  turun ke lapangan hanya sekitar 25 orang. Diklat inti hanya 19 orang. Hingga saat ini hanya 12 orang dalam seteruktur kepengurusan.

Sedikit demi sedikit semuanya berubah. Sekarang aku hanya bisa berdiskusi dengan aris, imam, asrur dan naghfir. Tetapi semua orang ini sudah berbeda dari 2 tahun silam. Mereka semakin berkualitas.

Aris sekarang sudah menggarap majalah inovasi. Maklum itu tugasnya untuk memimpin terbit majalah tersebut. Dia memang layak dikatakan sebagai pimred majalah inovasi. Hasil tulisannya lebih baik dari tulisanku. Dia termasuk orang yang produktif dalam tulis-menulis.

Imam yang dulu berbeda dengan imam yang sekarang. Saat duduk disemester 1, dia terlihat sangat lugu. Mungkin disebabkan sifat pendiamnya. Sekarang dia telah berbeda. Dia menjadi kader UAPM yang berkualitas. Dijajaran pengurusan di menyandang sebagai pimred Q-post dan menghend web. Banyak koran Q-post yang terbit dibawah kepemimpinannya. Hasil disign webnya pun terlihat elegan.

Begitu pula asrur, orang kocak satu ini terkadang bikin berut sakit. Banyolannya gak habis-habis, aku jadi bertanya-tanya apa si isi otaknya. Kalau masalah pemikiran, dia jagonya. Ketika berpendapat semuanya jadi terkasima. Awal bertemu, aku sempat meremehkannya. Aku termakan oleh pribahasa "tong kosong, nyaring bunyinya". Dia bisa menunjukkan kekeritisannya. Tak heran jika dia menjadi salah satu delegasi PJTL (pelatihan jurnalistik tingkat lanjut). Dia juga menjabat menjadi sekertaris umum di UAPM inovasi.

Naghfir menjadi salah seorang yang sering berbincang denganku. Kalau ada pertanyaan "siapa orang yang sering aku smsan?" Jawabannya Naghfir. Dia termasuk orang yang berjasa buatku. Karena dia aku jadi ikut organisasi unik ini. sehingga aku banyak belajar di sini. Ketika aku buka group diskusi inovasi, pasti tulisannya banyak disitu. Diseteruktur organisasi dia jadi CO Diskusi, dan aku anggotanya.


Entah mengapa aku yang kurang berhasil diantara mereka. Aku merasa perkembanganku kurang pesat. Aku berada jauh dibelakang mereka. Bicara tulisan, pasti aku yang paling teledor. Bicara diskusi, pasti kurang persiapan. Bintang didindingpun hanya menunjukkan satu jari saja. Bicara steruktur aku berada dibawah sendiri. Haaachh gak tahu aaach. Yang penting aku bisa berteman dengan orang-orang seperti mereka. Dengan pertemanan ini semoga menjadikanku lebih baik.


EmoticonEmoticon