Puisiku berakhir.
Tampa banyak kata.
Tak banyak prasa.
Tak perlu juga memikirkan diksi.
Narasi kehidupan masih berjalan.
Meskipun narasi perjalanan kita berakhir.
Saya sadar,
Ini skenario tuhan.
Janji tak ditepati.
Tak banyak waktu untukku.
Aku pun tak menyesali itu.
Sesalku melakukan hal gila.
Berdiri diantara banyak manusia.
Dengan sombongnya menyatakan.
"Ini jalanku."
"aku tak mau kehilangan dia"
Sombongku lebih tahu tentang agama.
Tetapi narasi tuhan berbeda.
Yang jelas,,
Tuhanlah yang kuasa atas ciptaannya.
Puisiku berakhir.
Tuhan punya narasi sendiri.
Dia ingkar janji.
Aku pun mencari kegiatan lain.
Sampai aku pun tak percaya padanya.
Tak percaya semua ucapannya.
Hingga ku buktikan sendiri.
Hingga aku mendapatkan fakta empirisnya.
Dia tak pantas buatku.
Saya paham arti MS.
Saya juga paham arti aborsi.
Sombongku "dia tak pantas buatku"
Puisi ini akan berakhir...
Hari ini...
Dengan sebuah kata.
"Okey... Bye"
[]
EmoticonEmoticon