logo blog

Ujian Pada Batu Yang Keras

Truntuk kamu.
Yang berada dibalik batu dan pepohonan.
Yang berada diantara kerumunan manusia.
Yang berada diantara hati dan fikiranku.

Untuk kesekian kalinya.
Cinta mampu menggerakan batu.
Seperti kapas tertiup angin.
Seperti motor yang menggerakan roda.

Setiap kata dari mulutmu.
Menjadi gerak yang membanggakan.
Menjadi hidup lebih hidup.
Menjadikan pengangguran termotivasi untuk bekerja.

Tapi...
Kali ini cinta diuji.
Aku tak mampu menghujat tuhan.
Dia yang menjadikan,
manusia berpasangan.

Harapku selamanya bersamamu.
Selama paru-paru bisa kembang kempis.
Indahmu yang selalu ku bayangkan.
Hingga waktu tak terasa telah berputar-putar.

Aku mungkin terlihat gagah.
Terlihat kuat.
Terlihat kejam.
Tapi...

Ada apa dengan mata ini?
Mengalirkan cairan yang membasahi hidung.
Mana diriku yang kuat?
Kemana diriku yang kasar?
Mana diriku yang kaku bagai batu?

Cinta ini diuji.
Luluskah dalam ujian ini?
Kenapa tuhan selalu meniupkan angin kencang pada pohon?
Perasaan ini sudah tumbuh.
Aku tak ingin merasakan kehilangan yang kesekian kalinya.[]


EmoticonEmoticon