Pada artikel kali ini saya akan memberikan analisa tentang rencana perang dunia ketiga dan tujuannya. Jika anda belum mengetahui tujuan dan dari perang dunia satu dan dua, segeralah cari artikel tersebut. Jangan sampai ketinggalan informasi.
Setiap perang pasti ada tujuannya. Kebanyakan tujuannya adalah "new world order". Sebuah kekuasaan yang hanya dikendalikan oleh segelintir orang yang berkuasa.
Kita tahu pada pemerintahan indonesia temarin, yaitu pemerintahan SBY. Kekuatan militer kita mendapatkan proporsi lebih besar. Sejak meperintahan SBY, militer kita didanai 20% dari APBN. Akhisnya pastinya militer kita lebih kuat, tujuannya agar indonesia tetap berdaulat. Menjada perbatasan indonesia. Menjaga keutuhan indonesia.
Analisis saya tujuan perkembangan militer indonesia adalah untuk mempersiapkan kekuatan militer pada perang yang akan datang, yaitu perang dunia ke tiga.
Tahukah anda jika perang adalah bisnis yang sangat menguntungkan. Ya kita lihat saja perang dunia ke dua. Perang ini menghasilkan kekuasaan bagi sebagian orang. Bisa dikatakan elit global. Menguasai dunia. Negara memiliki hutang pada institusi tertentu. Entah institusinya siapa? Saya beranggapan itu bank. Karena hanya bank yang bisa membiaya perang dengan jumlah besar. Hasilnya pemerintah berhutang, dengan hutang berarti ada seseorang yang menjadi budak.
Kita lihat lagi, pada perang dunia pertama apa hasilnya? Penyatuan uang di eropa. Negara-negara eropa memiliki satu mata uang bernama euro. Ini pun dikendalikan oleh segelintir orang yang berkuasa.
Perang dunia ketiga tetap sama tujuannya. Menyatukan semua mata uang yang ada didunia. Mungkin bentuk uangnya berupa uang firtual seperti paypal, bilcoin dan lain-lain. Yang jelas perang dunia ke tiga sudah dirancang tinggal kapan terlaksananya.
Yang jelas dibutuhkan pemicu perang. Tak akan ada perang jika tak ada konflik. Tak akan ada konflik jika tak ada perbedaan pendapat. Dan tak akan terjadi perang jika tak ada pemicunya. Ini seperti bom waktu, kapan saja bisa perang.
Saya sendiri orang yang cinta damai. Tak menginginkan perang. Tak menginginkan konflik. Tapi saya tak menginginkan kebebasan saya dihilangkan.
Satu ancaman yang paling tidak saya inginkan dari perang berikutnya adalah pengendalian masa. Saya tak ingin dikendalikan. Saya tak ingin akibat perang sebagian dari tubuh saya ditaruh cip. Semua kegiatanku dimata-matai. Cukuplah tuhan yang memata-matai saya. Dia kan maha melihat. Saya tak ingin dosa-dosa saya dilihat orang lain meskipun saya tak melakukan kesalahan.
Perang selalu menimbulkan korban. Para elitnya tak mau tahu berapa banyak korban yang berjatuhan. Asalkan keinginannya tercapai.[]
EmoticonEmoticon