logo blog

Pajak naik? Saya gak akan bayar pajak

Dibeberapa ke sempatan ngopi dengan tetangga. Mereka meributkan tentang kenaikan pajak. Ada yang mengatakan pajak naik hingga 3 kali lipat. Waw... Ada juga yang mengatakan pajak naik 2 kali lipat.

Selang diskusi diwarung kopi tersebut ada salah seorang yang meyakinkan kita. Buat apa bayar pajak? Lah wong kita bayar pajak. Pajaknya dikorupsi. Kita jadi masyarakat kurang gizi. Dari pada bayar pajak yang gak ada untungnya malah buang-buang duit mending buat beli sate.

Ada juga yang berargumen seperti ini. Yaa rokok juga pajak. Memang masyarakat pecinta kopi biasanya memiliki kegemaran merokok. Pasangan kopi ya rokok. Rokok harganya mahal itu gara-gara cukai. Coba aja gak ada cukai. Pasti murah. Mereka menyebut cukai dengan nama -plepet- bahasa daerah sekitar sini.

Kalau dipikir-pikir betul memang. Kendaraan jadi mahal harganya juga kelarena pajak. Pajak mati harga kendaraan anjelok. Motor skopy lengkap harganya bisa mencapai 16 juta. Bodong harganya cuma 2 juta rupiah. Sama-sama motor. Fungsinya juga sama yaitu transportasi. Jadi sebenarnya untuk apa bayar pajak. Pajak kan cuma beli kertas. Dari pada beli kertas mending beli hal yang lebih banyak manfaatnya.

Saya sangat setuju sekali dengan pembicaraan segelintir orang di tempat ngopi tadi. Ini akan semakin menarik ketika semua masyarakat tak mau membayar pajak. Saya tetap berfikiran pajak itu penting. Tampa pajak para pemerintahan tak bisa makan. Gaji para politisi yang duduk di bangku kekuasaan kan makan pajak. Atau makan uang rakyat.

Tapi ketika pajak itu sewenang-wenang ya kita akan lawan bersama. Kita kerja banting tulang bukan hanya untuk bayar pajak. Kita butuh sandang-pangan dan papan. Banyak kok yang tinggal di kolong jembatan yang tak punya rumah. Boro-boro bayar pajak. Beli makan dan baju aja susah.

Katanya pemerintahan tujuannya mensejahterakan rakyat. Tapi kok seperti lintah darat begini. Apa jadinya jika tujuan pajak hanya untuk mendapatkan gaji sebesar-besarnya. Kita manusia. Kita juga punya hak untuk tidak bayar pajak. Pajak memanh bisa membeli media masa, tapi tak akan bisa mengganti pemikiran dan kecerdasan masyarakat. Masyarakat gak bayar pajak pemerintah buyar.

Seperti nya akan menarik jika pajak naik. Saya orang yang taat pajak. Tapi tak akan membayar pajak lagi jika pajak naik. Titik. []


EmoticonEmoticon