Sore ini (4/3), matahari tak terlalu panas. Langit dihiasi bercak putih awan. Seperti sabtu lain di tahun 2017, saya ngaji di pondok pesanten Raudlatul Ulum 2.
Bagiku sore ini sama seperti sore-sore sebelum nya. Absent ada di meja. Tetapi saya salah bawa kitab jus 1. Padahal seharusnya saya bawa kitab jus 2. Mungkin disebabkan terburu-buru ketika berangkat, akibat nya saya salah bawa kitab.
Keadaan tak memungkinkan untuk pulang mengambil kitab. Mau gak mau saya harus tetap ngaji. Saya kabarkan ke teman-teman, bahwa saya mohon maaf salah bawa kitab jus 1, saya salah bawa kitab.
Saya pinjam kitab mereka, saya baca sebentar. Lalu saya foto selembar kitab itu. Untungnya bahasa yang digunakan mudah. Saya mulai membacakan sasa'an kitab tersebut.
Selesai membacakannya, saya terangkan isinya sedikit. Lalu ada beberapa pertanyan saya persilahkan. Ada satu pernyaan yang paling aku ingat. "Pak... Samean kok bisa baca kitab bahasa arab?". Pertanyaan ini jauh dari bahasan.
Saya tersenyum mendengar pertanyaan itu. Saya kasih teorinya, untuk membaca kitab diperlukan minimal 3 pengetahuan. Sorof, nahwu dan kosa kata bahasa arab.
Bagiku proses memahami itu perlu waktu yang lama. Saya tahu tak banyak dari teman seangkatan bisa baca kitab. Saya bersyukur memiliki kompetensi ini. Sebab, saya gak harus pulang mengambil kitab jus 1 nya. Hehehe... :B []
EmoticonEmoticon