habis baca buku geng kemarin (26/06) membaca buku yang berjudul geng dan cerita dari seluruh dunia. Buku tersebut dibuat oleh beberapa orang yang perduli terhadap keberadaan anak-anak muda. Mereka perduli terhadap keberadaan anak muda yang tmarjinalkan.
Anggota geng biasanya terdiri dari orang-orang yang bermasalah dengan pendidikan. kebanyakan dari mereka merupakan pemuda putus sekolah, disebabkan berbagai faktor.
Dalam penghentian pendidikan mereka, faktor ekonomi keluarga menjadi salah satu yang paling dominan. kebanyakan pemuda putus sekolah, disebabkan minimnya kesejahteraan ekonomi keluarga. Sehingga mereka termajinaklan dari lingkungan sosialnya.
Keluar dari lingkungan sosial yang menyudutkan keberadaan mereka menjadikan mereka mencari cara agar diakui keberadaannya. Mereka mulai mencari teman senasib. Sehingga, mereka menyatu dengan kelompok yang sama-sama termajinaakan.
Sebagai bentuk keberadaan mereka mereka yang tmarjinalkan, mereka mulai membentuk ciri khas. Mereka membuat atribut yang sesuai dengan keberadaan mereka. semisal, mereka menggunakan anting, rambut panjang, celana sobek, dan sebagainya.
Tak cukup dengan bentuk asesori saja, untuk menunjukkan eksistensinya, mereka melakukan beberapa hal untuk memenuhi kebutuhannya. Seperti mencuri,merampok, menjual barang terlarang, dan sebagainya. dilain pihak mereka termajinaklan, yang membuat mereka gerah terhadap lingkungan nya. Secara diam-diam mereka memiliki rasa dendam terhadap lingkungan sosialnya. dengan begitu terlihat sekali terjadi konflik antara geng yang termajinaklan dan masyarakat yang memiliki efek domino. Karena masyarakat termasuk kaum yang kuat, berusaha menghilangkan geng-geng yang ada.
EmoticonEmoticon