logo blog

Disaat Mantan Menikah

Mantanku menikah bulan Maret tahun 2015 ini. Inilah kenyataannya. Mungkin dia satu-satunya mantan kekasih yang belum ada penggantinya.
Lamongan adalah asalnya. Disana dia dibesarkan. Hingga dirinya memutuskan untuk melanjutkan studi strata 1 di Malang.
Pertemuanku dengannya tidaklah mengagumkan. Bisa dikatakan biasa2 saja. Tetapi perjalanan hubunganku dengannya menjadi alasan kuat diriku sulit melupakannya.
Entah apa mau dikata, inilah kenyataannya. Dirinya memutuskan untuk berpisah denganku dulu. Dan sekarang memang saatnya dia mencari pendamping hidupnya.
Inilah kenyataannya, kita tak bisa bersama. Dia menikah dengan orang lain dan diriku akan terus menjalani kehidupanku.
Terkadang, áku menyesalkan adanya pertemuan kita. Meskipun itu sudah kadaluarsa.
Áku tahu, diriku sulit memulai sebuah hubungan. Bahkan tak banyak áku memiliki mantan.
Inilah kenyataannya, saat diriku mengetahui dirinya akan menikah. Áku hanya berfikir. ''ya sudahlah, untuk apa tujuan hidup jika hanya menantinya''
Áku sadari, terkadang ada perasaan cemburu ketika melihatnya akan menikah. Tapi ya sudahlah, itu cuma cemburu buta.
Áku hanya akan melihat sekelilingku. Diriku banyak teman. Meski áku jadi bahan billing, 'Jones' -Jomblo ngenes-, 'Jodi' -jomblo abadi-.
mungkin tak banyak orang tahu keadaanku. Ketika áku hitung2 untuk saat ini hanya sekitar 3 tiga orang yang tahu. mereka merespon berbeda-beda.
Aneh memang curat masalah ini. Mungkin suatu saat aku akan tertawa membaca curhatan ini sendiri.
Yaaa sudah laah mau bagaimana lagi, ini kenyataannya. []


EmoticonEmoticon