logo blog

Status Jomblo Dan Propaganda Sosial

Jomblo itu realitas sosial atau fakta sosial. Bukanlah masalah sosial. Fakta sosial dan masalah sosial itu dibentuk sedemikian rupa dengan management sosial yang handal.

Yang namanya management pastinya ada rencana, proses dan evaluasi. Ini siklus manajemen, ketika selesai evaluasi baru dibuat rencana lagi, rencana dilakukan, lalu evaluasi. Ini siklus yang berulang-ulang.

Setiap management pasti ada tujuannya. Bukankah kita sudah tahu jika management merepakan sesuatu metode tertentu yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Lalu tujuannya apa membuat banyak orang berstatus jomblo?

Tahukah kamu? Ada sebuah prasasti yang sangat besar. Ditulis diatas batu dengan lima bahasa sekaligus. Tingginya sekitar 3-5 meter. Inti dari tulisan itu "mengendalikan populasi manusia". Entah itu ditaruh di negara mana (saya lupa). Ini upaya serius mengendalikan jumlah penduduk bumi.

Kita lihat lagi. Lembaga BKKBN yang ada di indonesia, dengan sebuah selogan "Dua anak cukup". Ini juga merupakan bentuk pengendalian.

Kita lihat lagi.. Tayangan televisi yang menunjukkan banyak nya problem akibat pernikahan. Perselingkuhan. Problem keluarga yang diakibatkan banyak anak. Itu merepakan hal yang paling siknifikan dari upaya penekanan jumlah penduduk.

Jika anda masih jomblo. Anda juga hasil dari rekayasa sosial yang ada. Bentuk propaganda masa. Propaganda sosial yang terstruktur. Tentunya hasrat sex manusia yang dikendalikan. Munculnya LGBT. Homo sex. Semua dibentuk untuk menjaga jumlah penduduk. Masihkah kita mau dikendalikan oleh segelintir elit yang punya kepentingan? []


EmoticonEmoticon